Sabda Cinta Ayat 4


Serdadu Cinta

By: Khoirul Taqwim

Merebut hati sang rembulan
Tak semudah membalikkan tangan
Butuh perjuangan keras dipenuhi darah dan air mata
Sungguh merebut hati sang rembulan
Laksana serdadu-serdadu perang
Yang siap berjuang melawan segala penghalang
Semua penuh onak dan duri
Namun bila serdadu cinta mampu merebut hati sang rembulan
Suka cita akan direngkuh sepanjang hayat kehidupan

Mendung masih menggumpal hitam
Bunga-bunga sudah mulai layu
Sementara air sungai terlihat berwarna coklat
Sumua dianggap bukan penghalang
Serdadu cinta tuk mereguk hati suci sang rembulan
Karena serdadu cinta sudah menyatu
Bersama semesta alam
Sehingga semua akan diterjang dengan lapang
Walau ratusan penghalang datang menghadang

Serdadu cinta
Sudah bulat menjadi karang
Apapun penghalang akan dilewati dan diterjang
Karena serdadu cinta sudah bulat tekad jiwa
Menuju hati sang rembulan
Walau hati sang rembulan menolak seratus kata
Maka serdadu cinta akan menyiapkan ribuan kata rayuan
Supaya sang hati rembulan
Dapat jatuh hati dalam dekapan serdadu cinta
Semua terasa masih panjang perjuangan serdadu cinta
Tuk meraih hati sang rembulan
Namun serdadu cinta
Pantang menyerah hingga titik nafas terakhirnya



Geguritan Tirta Terjun Sedudo


Dening: Khoirul Taqwim

Tirta mengalir tebih
saking waradinan inggil
ngantos ngantos waradinan andhap
wonten sang surya menyinari alam semesta
Penuh kaliyan kesaen werni ingkang menyimpan setunggal raos
inggil kesaen hukum alam ingkang mekaten sempurna
Walau kadang kala nalar mboten saged menembus hukum alam
amargi alam rekaos ditebak arah ugi tujuan
sayangipun alam saged karaosaken dibenak jiwa ingkang paling lebet

Tirta terjun sedudo
manggen teng daerah Nganjuk Jawi wetan
Menyimpan setunggal raos
amargi tirta terjunnya
mekaten sae rupawan
kaliyan alam ingkang dipunsegahaken
Nampak asri menyejukkan relung-relung kalbu
ngantos sedaya detakan jiwa
rumaos bahagia kala teng celak tirta terjun sedudo

Adalem serat sajakku
Tentang tirta terjun sedudo
tirta ingkang mekaten bening mempesona jiwa
ngantos mlebet menuju alam penuh remen cita
amargi hamparan ijem mekaten sae merni
mekaten ugi redinipun mekaten anggun mempesona kalbu
ngantos ngantosa sedaya jiwaku
rumaos kampil sekaran alam
Anggun kraos dibenak jiwa ingkang paling paling lebet
kala wonten ing tirta terjun sedudo

Kendahan alam
Tatkala mriksani tirta terjun sedudo
kala memandangnya saking celak kresaa saking ketebihan
kraos alam surgawi mlebet direlung-relung jiwa
ngantos sedaya salira adalem rumaos bahagia jiwa
Penuh kaliyan aura kebahagiaan
ngantos mlebet dicelah-celah dasar samudra jiwa
sae kraos disanubari ingkang paling lebet

Tirta terjun sedudo
ngatingal kesaen alam
ngantos sedaya naluri jiwa dipunngasta raos kekaguman
Penuh kaliyan aura kenyamanan disanubari kalbu
ngantos mlebet didasar samudra raos
ngantos sedaya jiwa rumaos kebahagiaan ingkang penuh remen cita
amargi tirta terjun sedudo dados simbol kesuburan alam
mekaten bening tirta terjunnya
ndhatengaken gina kagem alam kresaa kesugengan
sedaya mboten lukar inggil karunia Ilahi
Sang mentis pangagungan alam semesta

Sabda Cinta Ayat 3


Pujaan Jiwa

By: Khoirul Taqwim

Kala pujaan jiwa telah datang
Jangan pernah mundur setapakpun
Apalagi lari menjauh atas nama cinta
Namun dekatilah dengan kelembutan
Supaya cinta mampu bersemi kembali
Bersama bunga-bunga tumbuh mekar ditaman asri
Hingga engkau memetiknya
Penuh dengan suka cita
Terasa sejuk didasar kalbu
Sampai masuk kerelung-relung dasar jiwa ragamu

Pujaan jiwa
Tersirat dalam cahaya cinta
Kebahagiaan menjadi satu rasa dalam jiwa
Masuk kesanubari yang paling dasar
Sampai seluruh kalbu tertuju
Menuju dasar samudra sanubari jiwa
Indah terasa dalam genggaman nafas kehidupan

Bunga-bunga keindahan kalbu
Bersama detakan jantung tak terkira
Hingga terasa kian hari menjadi sebuah rasa jiwa
Sampai masuk kesanubari atas nama cinta kalbu
Menyelimuti alam kesempurnaan didasar asmara raga

Pujaan jiwa
Menyempurnakan semesta hayalan
Bermandikan bintang-bintang keindahan
Terasa nikmat dalam detakan jiwa
Sampai masuk kedalam celah-celah kalbu
Hingga seluruh raga terasa damai
Bersama asa pujaan nafas kehidupan

Tatkala pujaan jiwa hadir
Berada ditengah-tengah gubuk kehidupan
Semua menjadi kedamaian kalbu
Sampai seluruh nafas jiwa
Menyatu satu padu dalam genggaman rasa cinta
Sungguh keindahan rasa menjelma
Dalam gubahan rasa cinta
Hingga sampailah menelusuri puing-puing dasar pujaan raga
Lembut terasa dalam detakan kalbu asmara jiwa


Sabda Cinta Ayat 2


Pelabuhan Cinta

By: Khoirul Taqwim

Perahu cinta masih berlayar
Menyeberangi pesisir samudra
Pencarian makna cinta masih menyelami sebuah jiwa
Hingga seluruh tubuhku bergetar rasa
Saat menyaksikan kecantikan wajahmu
Hinggap dipesisir pantai keindahan
Sampai jantungku berdegup kencang
Saat mata telanjangku
Melihat ayu rupawan bersandar diwajahmu

Harum bau tubuhmu
Memberi isyarat makna pelabuhan cinta telah datang untukku
Hingga seluruh jiwaku bergetar rasa
Tuk bersandar bersama kasih kalbumu yang terindah
Hinggap diseluruh nafas hidupku
Sampai diri tak mampu menyimpulkan
Akan keindahanmu yang kurasa
Bersama alam keindahan yang menghias diwajahmu

Keindahan wajahmu
Terlukis dicelah-celah jiwa-jiwa kehidupan
Hingga seluruh jiwaku
Merasa engkau pelabuhan cinta terakhirku
Kurasa dibenakku yang terdalam
Sampai diri tak mampu melukiskan
Akan keindahan wajahmu
Betapa indah kurasa didasar kalbu cintaku

Pelabuhan cinta
Telah bersandar bersama keheningan malam
Semua nampak keindahan rasa
Menggumpal dalam sebuah jiwa
Menghias diseluruh semesta alam
Karena pelabuhan cinta
Sebuah harapan besar kebahagiaan
Saat menyelimuti didasar jiwaku
Sampai terus menerus menghunus dijantung pelabuhan kalbuku

Sabda Cinta Ayat 1


Hunuskan Cintamu

By: Khoirul Taqwim

Semilir angin pagi
Masih menampakkan kegirangan rasa
Alam terasa menjadi sahabat terbaik
Bersama kelembutan cahaya sang surya
Bermandikan mentari pagi keindahan
Penuh dengan rasa gejolak jiwa
Semua mengalir dalam asmara cinta
Menggoda disetiap detak nafas kehidupan
Saat sabda cinta berkumandang dicelah-celah kalbu jiwa

Saat cinta hadir dalam jiwamu
Jangan pernah ada putus asa
Walaupun sang dewi pujaan
Menutup pintu hati rapat-rapat
Ketuklah pintu hatinya
Hingga ribuan ketukan sekalipun
Sampai ketukan-ketukan cintamu
Mampu membuka celah hati sang dewi pujaanmu

Kata menyerah dalam bercinta
Merupakan sebuah dusta jiwa
Maka dari itu
Hunuskan cintamu kejantung hatinya
Hingga dia membuka pintu hatimu
Hanya untuk engkau seorang dalam jiwanya
Namun bila dia masih mengunci rapat-rapat pintu hatinya
Maka bakarlah cintamu
Supaya sang dewi pujaanmu
Tersentuh oleh kobaran api asmaramu

Hunuskan cintamu
Jangan pernah kau sarungkan cintamu
Karena bila kau sarungkan
Berarti engkau telah ingkar membela cinta sucimu
Penuhi hasrat panggilan cintamu
Biar menyeberangi samudra darah
Biar mengarungi hujan air mata
Terus hunuskan cintamu dijantungnya
Supaya dia tahu seberapa besar perjuangan cintamu
Untuk sang dewi kecantikan tercinta
Walau pada akhirnya
Engkau tetap tak mampu mambuka pintu hatinya
Namun dalam jiwa kecilnya
Dia akan mengabadikanmu selama-lamanya
Dalam genggaman jiwa sang dewi pujaanmu
Hingga sampai sang dewi menutup mata pada akhirnya
Semua tersurat dalam sabda-sabda cinta