Sabda Cinta Ayat 5


Kata Menyerah Dalam Cinta

By: Khoirul Taqwim

Cinta penuh kabut misteri
Sulit dinalar maupun dieja
Namun cinta dapat dibaca dengan jiwa
Karena cinta sepenggal harapan dalam detakan rasa
Semua menyatu dalam satu dekapan kalbu
Hingga terasa didasar nafas sanubari
Sampai diujung rasa kehidupan yang paling mendasar

Kata menyerah dalam cinta
Sebuah kata dusta besar dalam jiwa
Karena cinta butuh perjuangan yang penuh harapan
Namun bila kata menyerah sudah hinggap didasar sanubari
Berarti cinta telah binasa rasa
Padahal perjuangan cinta masih sebatas rasa
Belum tumbuh kembang bersama bunga-bunga keindahan
Namun kata cinta sudah disarungkan dijantung terdalam
Padahal kata cinta belum dihunus dikalbu adinda tersayang

Gunung-gunung jiwa dipagi hari
Masih diselimuti kabut putih
Namun saat kata menyerah dalam cinta diucap dalam penggalan bahasa
Gunung-gunung jiwa berubah dari kabut putih
Seketika berubah menjadi kabut yang menghitam
Tentu saja kata menyerah dalam kata cinta
Telah menjadi takdir dusta didalam jiwa

Kata menyerah dalam cinta
Sebuah kata dusta dalam jiwa
Karena cinta butuh kesabaran dalam kalbu
Maka dari itu
Kata menyerah dalam cinta harus dibuang jauh-jauh
Dari sanubari terdalam rasa
Sebab kata cinta butuh kesabaran yang mendalam
Apalagi saat kata cinta mereguk kesucian keabadian
Bukan dipecahkan dengan kata menyerah
Saat menghadapi rasa cinta dari dasar hati yang terdalam

Urip Neng Ujung Bedhil


Dening: Khoirul Taqwim

Mujahid
urip neng ujung bedhil
Tanpa lelah pengabdianmu
kanggo berjuang menuju kebekten suci
Perang wis dadi takdir kuripanmu
nganti dina nggenti dina ora kok hiraukan
amarga uripmu wis nyiji neng ujung bedhil perang

Para Mujahid
wektu getih mengalir diawakmu
kowe tetap tegar berjuang didalan sang mupu panduwe alam
nganti dikok ora ngenal wayah
amarga uripmu wis kok abdikan
bareng perjuangan suci
Menuju kehadirat Ilahi

Wahai para Mujahid
uripmu neng ujung bedhil perang
wektu nyawamu terancam
Bahkan nyawamu ilang saka ragamu
kuwi wis dadi kebiyasan jero perjuanganmu
amarga uripmu wis tergaris neng ujung bedhil perang
dhuwur jeneng jihadmu wis dadi siji ambekan
Menuju obahan suci sing kowe pitaya i

Urip neng ujung bedhil perang
Memunculkan mubarang harapan gedhe
menawa mubarang dina kebentuk mubarang negeri
kebak karo keadilan
kebak karo kemakmuran
kebak karo kebekten
uga kebak karo kesejahteraan
nganti kebentuk mubarang negeri sing kebak keberkahan Ilahi
kuwi kanggonan saka cita-citamu
saka kowe wahai para Mujahid

Sabda Cinta Ayat 4


Serdadu Cinta

By: Khoirul Taqwim

Merebut hati sang rembulan
Tak semudah membalikkan tangan
Butuh perjuangan keras dipenuhi darah dan air mata
Sungguh merebut hati sang rembulan
Laksana serdadu-serdadu perang
Yang siap berjuang melawan segala penghalang
Semua penuh onak dan duri
Namun bila serdadu cinta mampu merebut hati sang rembulan
Suka cita akan direngkuh sepanjang hayat kehidupan

Mendung masih menggumpal hitam
Bunga-bunga sudah mulai layu
Sementara air sungai terlihat berwarna coklat
Sumua dianggap bukan penghalang
Serdadu cinta tuk mereguk hati suci sang rembulan
Karena serdadu cinta sudah menyatu
Bersama semesta alam
Sehingga semua akan diterjang dengan lapang
Walau ratusan penghalang datang menghadang

Serdadu cinta
Sudah bulat menjadi karang
Apapun penghalang akan dilewati dan diterjang
Karena serdadu cinta sudah bulat tekad jiwa
Menuju hati sang rembulan
Walau hati sang rembulan menolak seratus kata
Maka serdadu cinta akan menyiapkan ribuan kata rayuan
Supaya sang hati rembulan
Dapat jatuh hati dalam dekapan serdadu cinta
Semua terasa masih panjang perjuangan serdadu cinta
Tuk meraih hati sang rembulan
Namun serdadu cinta
Pantang menyerah hingga titik nafas terakhirnya



Geguritan Tirta Terjun Sedudo


Dening: Khoirul Taqwim

Tirta mengalir tebih
saking waradinan inggil
ngantos ngantos waradinan andhap
wonten sang surya menyinari alam semesta
Penuh kaliyan kesaen werni ingkang menyimpan setunggal raos
inggil kesaen hukum alam ingkang mekaten sempurna
Walau kadang kala nalar mboten saged menembus hukum alam
amargi alam rekaos ditebak arah ugi tujuan
sayangipun alam saged karaosaken dibenak jiwa ingkang paling lebet

Tirta terjun sedudo
manggen teng daerah Nganjuk Jawi wetan
Menyimpan setunggal raos
amargi tirta terjunnya
mekaten sae rupawan
kaliyan alam ingkang dipunsegahaken
Nampak asri menyejukkan relung-relung kalbu
ngantos sedaya detakan jiwa
rumaos bahagia kala teng celak tirta terjun sedudo

Adalem serat sajakku
Tentang tirta terjun sedudo
tirta ingkang mekaten bening mempesona jiwa
ngantos mlebet menuju alam penuh remen cita
amargi hamparan ijem mekaten sae merni
mekaten ugi redinipun mekaten anggun mempesona kalbu
ngantos ngantosa sedaya jiwaku
rumaos kampil sekaran alam
Anggun kraos dibenak jiwa ingkang paling paling lebet
kala wonten ing tirta terjun sedudo

Kendahan alam
Tatkala mriksani tirta terjun sedudo
kala memandangnya saking celak kresaa saking ketebihan
kraos alam surgawi mlebet direlung-relung jiwa
ngantos sedaya salira adalem rumaos bahagia jiwa
Penuh kaliyan aura kebahagiaan
ngantos mlebet dicelah-celah dasar samudra jiwa
sae kraos disanubari ingkang paling lebet

Tirta terjun sedudo
ngatingal kesaen alam
ngantos sedaya naluri jiwa dipunngasta raos kekaguman
Penuh kaliyan aura kenyamanan disanubari kalbu
ngantos mlebet didasar samudra raos
ngantos sedaya jiwa rumaos kebahagiaan ingkang penuh remen cita
amargi tirta terjun sedudo dados simbol kesuburan alam
mekaten bening tirta terjunnya
ndhatengaken gina kagem alam kresaa kesugengan
sedaya mboten lukar inggil karunia Ilahi
Sang mentis pangagungan alam semesta

Sabda Cinta Ayat 3


Pujaan Jiwa

By: Khoirul Taqwim

Kala pujaan jiwa telah datang
Jangan pernah mundur setapakpun
Apalagi lari menjauh atas nama cinta
Namun dekatilah dengan kelembutan
Supaya cinta mampu bersemi kembali
Bersama bunga-bunga tumbuh mekar ditaman asri
Hingga engkau memetiknya
Penuh dengan suka cita
Terasa sejuk didasar kalbu
Sampai masuk kerelung-relung dasar jiwa ragamu

Pujaan jiwa
Tersirat dalam cahaya cinta
Kebahagiaan menjadi satu rasa dalam jiwa
Masuk kesanubari yang paling dasar
Sampai seluruh kalbu tertuju
Menuju dasar samudra sanubari jiwa
Indah terasa dalam genggaman nafas kehidupan

Bunga-bunga keindahan kalbu
Bersama detakan jantung tak terkira
Hingga terasa kian hari menjadi sebuah rasa jiwa
Sampai masuk kesanubari atas nama cinta kalbu
Menyelimuti alam kesempurnaan didasar asmara raga

Pujaan jiwa
Menyempurnakan semesta hayalan
Bermandikan bintang-bintang keindahan
Terasa nikmat dalam detakan jiwa
Sampai masuk kedalam celah-celah kalbu
Hingga seluruh raga terasa damai
Bersama asa pujaan nafas kehidupan

Tatkala pujaan jiwa hadir
Berada ditengah-tengah gubuk kehidupan
Semua menjadi kedamaian kalbu
Sampai seluruh nafas jiwa
Menyatu satu padu dalam genggaman rasa cinta
Sungguh keindahan rasa menjelma
Dalam gubahan rasa cinta
Hingga sampailah menelusuri puing-puing dasar pujaan raga
Lembut terasa dalam detakan kalbu asmara jiwa